Top Ad 728x90

Dua Nama Untuk Rumah Adat Belitung - Imaji Tour

Kita mungkin tahu bahwa Sumatera Selatan dikenal dengan rumah adatnya yang bernama “Rumah Limas”, atau mulai dari Jawa Tengah dan sekitarnya ada istilah “Rumah Joglo”. Di Belitung ada beberapa orang yang menyebut rumah adat dengan istilah “Rumah Gede” atau “Rumah Panggong”. Nah lo? Yang benar mana nih? Ahahaha… dua-duanya bisa dibilang betul kok!

Bagi yang pernah datang mengunjungi Belitung, mungkin juga pernah mampir atau mengadakan makan malam (secara group) di rumah adat Belitung. Tapi sudah tahu detailkah hal-hal yang menarik tentang rumah ini? Hmmm…

RUMAH ADAT BELITUNG MEMILIKI 2 NAMA
Kita mungkin tahu bahwa Sumatera Selatan dikenal dengan rumah adatnya yang bernama “Rumah Limas”, atau mulai dari Jawa Tengah dan sekitarnya ada istilah “Rumah Joglo”. Di Belitung ada beberapa orang yang menyebut rumah adat dengan istilah “Rumah Gede” atau “Rumah Panggong”. Nah lo? Yang benar mana nih? Ahahaha… dua-duanya bisa dibilang betul kok!

ISTILAH RUMAH GEDE
Istilah “Rumah Gede” ini mungkin secara harfiah bisa dikatakan bahwa “gede” itu sama dengan “besar” bagi kebanyakan orang Indonesia. Tetapi bagi orang Belitung istilah “Rumah Gede” itu lebih dekat dengan “Ki Gede Yakob” yang merupakan keturunan bangsawan dari kerajaan Mataram Islam yang kemudian menjadi Raja perdana dari Kerajaan Balok yang berlandaskan ajaran islam pada tahun 1618 silam. Ki Gede Yakob bergelar “Depati Cakraningrat I” dan memerintah hingga tahun 1681. Jadi berdasarkan kehadiran Ki Gede Yakob atau nama lainnya adalah “Kiai Agus Masud atau Kiai Agus Gedeh Ja'kub”, rumah yang beliau dirikan dijadikan model untuk pembangunan rumah lainnya di Belitung. Meskipun tipe rumah sendiri berbeda-beda menurut status sosial dan ekonomi di lingkungan masyarakat. 

ISTILAH RUMAH PANGGONG
Kalau istilah Rumah Adat Belitung dikatakan “Rumah Gede” adalah berdasarkan sejarah, sedangkan istilah “Rumah Panggong” itulah yang memang berdasarkan arti secara harfiah. “Panggong” dalam bahasa Belitung ialah “Panggung” di bahasa Indonesia pada umumnya. Karena memang rumah adat di Belitung sejatinya bertipe rumah panggung agar rumah itu aman dari gangguan binatang liar, atau bisa dijadikan tempat untuk menyimpan barang-barang yang mungkin sudah tidak terpakai. Memang tidak ada yang spesial dari istilah “Rumah Panggong” atau “Rumah Panggung” yang menjadi nama bagi Rumah Adat Belitung. Tetapi sebagian besar orang Belitung sudah nyaman dengan artian seperti ini.

Itulah sekilas yang bisa disampaikan tentang rumah adat Belitung atau juga rumah adat Belitong. Masih banyak informasi lainnya berkaitan dengan hal ini, tetapi akan kita bahas melalui postingan yang berbeda. Thank youuu


KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Top Ad 728x90