Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label berita wisata belitung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita wisata belitung. Tampilkan semua postingan

Safety Tips selama berada di Pantai atau Laut Pulau Belitung

by
Informasi Perjalanan Wisata Pulau Belitung bersama Imaji Tour. 

"(Pos Belitung - Tanjungpandan). Setenang-tenangnya laut Belitung, masih juga menyimpan potensi bahaya bagi wisatawan. Terlebih jika ada cuaca yang kurang bersahabat atau angin kencang."

Wisatawan yang bermain di laut sekitar pulau Pasir - Belitung
Seperti yang sudah diketahui oleh banyak calon tamu, atau yang sudah menjadi wisatawan. Belitung, adalah destinasi wisata bahari yang artinya para tamu akan lebih banyak menikmati waktunya di pantai / lautan. Adalah hal yang bijak apabila para pelaku wisata, mengingatkan pentingnya memakai safety tools seperti life-jacket, dan mengawasi mereka selagi melakukan kegiatan. Kehadiran penjaga pantai juga cukup akan membantu para pelancong apabila ternyata ada hal-hal  yang tidak diinginkan. 

Sementara ini, Kabupaten Belitung maupun Belitung Timur memang belum memiliki penjaga pantai, untuk itulah driver / tour guide harus senantiasa tampil siaga mengawasi dan melakukan P3K dalam saat-saat yang dibutuhkan. Tetapi tentunya keselamatan kita di laut juga sangat tergantung pada masing-masing pribadi dalam menjaga dirinya, sehingga tetap aman. There's things that you can do, but there's dont... berikut kiat-kiat dari Imaji Tour sewaktu anda berada di kawasan pantai / lautan. 
  • Gunakan life jacket selama di atas boat dalam perjalanan island hopping anda, kami mengerti apabila memang ada yang jago berenang - tetapi laut jelas sangat berbeda dibandingkan kolam. 
  • Kami mewajibkan anda juga menggunakan life jacket pada saat snorkeling if you can't swim or swimming well. Tetapi apabila memang anda sudah biasa sekalipun, kalau bisa jangan jauh-jauh... tetaplah berada sepanjang garis aman yang ditetapkan. 
  • Snorkeling di kedalaman 2 hingga 3 meter, sebenarnya jauh lebih aman dibandingkan anda berada di kedalaman yang lebih dangkal. Kenapa? karena di kedalaman itu tidak ada resiko dari kaki anda yang akan merusak karang - dan tidak terinjak dengan biota-biota laut yang juga cukup berbahaya, seperti bulu babi ataupun ikan Lepu.
  • Apabila anda sedang berenang di pantai, dan kebetulan lokasi itu memiliki banyak batu-batuan karang - sangat dianjurkan untuk anda menggunakan alas kaki. Alas kaki yang paling baik adalah alas kaki yang terikat erat di kaki anda, seperti booties atau fin.
  • Saat berenang di pantai, jangan sampai terlalu jauh, apalagi jika arus laut sedang kencang. Meskipun jika keadaan laut sangat tenang, ingatlah - keadaan bisa berubah sewaktu-waktu.
  • Pulau Belitung memiliki banyak sekali bongkahan-bongkahan besar batu granit yang bisa dinaiki untuk mendapatkan foto / pemandangan yang sangat indah. Hati-hatilah melangkah di atasnya, jika tidak yakin - lebih baik jangan. Karena sebagian besar batu-batuan tersebut memiliki kerang teritip dengan cangkang yang tajam. 
  • Khusus untuk divers, tetaplah bersama buddy di dalam setiap kali penyelaman.
Begitulah beberapa tips / kiat-kiat yang bisa lebih meningkatkan tingkat keamanan anda. Jadikan perjalanan wisata anda lebih aman, lebih ceria, dan berkesan begitu pulang ke tempat masing-masing. Imaji Tour, always care for you - More Than Just Have Fun.

EXTRA SERVICES (COMPANY / GROUP OUTING)
·         Fun Games (Low Rope / High Rope), team building outbond
·         Meeting (Indoor / Outdoor)
·         Traditional ceremony / traditional arts / traditional activities
·         CSR : Enviromental Conservation / Charity
·         Study / Adventures
·         Barbeque’s party with bonfire
EXTRA SERVICES (FAMILY / SMALL GROUPS)
·         Off-road to Open Pit (Goa bekas penambangan di Belitung)
·         Wibit Waterpark & ATV
·         Agrowisata Outbond (highropes, flying fox, trampoline, giant swing, mini-playground (kids), and pool (kids)
·         Fishing Services & Fisherman’s activities


INFORMASI LEBIH LANJUT, ANDA BISA KLIK PANDUAN DI BAWAH INI
KONTAK KAMI
Anda bisa menghubungi kami via 
WhatsApp di 0811-7-1111-44 (WA Only)
Telpon di 0878 9647 2764 (Julian)
Blackberry Pin 2b31 3e63
Atau mengirim email ke alamat imajitour@gmail.com
Atau anda bisa juga mengisi data reservasi di laman RESERVASI – JUST CLICK 
 

Travel dan guide lokal mulai tergerus

by
Sejumlah pelaku pariwisata Kabupaten Belitung mendatangai DPRD Kabupaten Belitung, jumat (13/3). Mereka menyampaikan masukan terkait sector kepariwisataan. Wakil ketua II DPRD Kabupaten Belitung Isyak Meirobie dan jajaran komisi III DPRD Kabupaten Belitung menerima rombongan  yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Babel.

Ketua ASPPI Babel Agus Pahlevi mengatakan inti kedatangan untuk menyampaikan draft rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pariwisata yang telah dirancang. “Kami ingin Belitung segera punya peraturan daerah pariwisata, terwujud,” kata Agus saat membuka penyampaian aspirasinya. Menurutnya, raperda pariwisata yang sangat mendesak bagi Kabupaten Belitung. Intinya, raperda pariwisata tersebut bertujuan melindungi kepentingan seluruh masyarakat Kabupaten Belitung terkait sector kepariwisataan. Usulan raperda disusun berdsarkan referensi berbagai sumber, diantaranya teramsuk Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Didalamnya juga memuat aturan investasi pembangunan kepariwisataan, hak dan kewajiban masyarakat, pengusaha, dan pemrintah dalam kepariwisataan Belitung.

Lanjutnya, sebagai contoh sudah mendesaknya perda pariwisata, saat ini sudah ada wisatawan yang sudah memulai mengajak travel dan guide non-lokal. Ada beberapa kisah yang tak patut diceritakan ke publik akibat wisatawan yang menggunakan guide non-lokal. Padahal ini tidak diperkenankan di daerah wisata lainnya karena akan membuat masyarakat menjadi penonton. Satu diantara pelaku pariwisata di Kabupaten Belitung, Riviani menambahkan, pihaknya datang membawa solusi. ASPPI  Kabupaten Belitung, mewakili seluruh lapisan masyarakat yang menggantungkan hidup dari pariwisata, mulai dari maskapai penerbangan, hotel, tukang boat, hingga keluarga tukang cuci piring di restoran atau rumah makan.

Soal wisatawan yang sudah mulai menggunakan travel dan guide non-lokal, Rivi mengatakan, Bali dan Lombok sudah melarang hal tersebut. Sebab dua daerah wisata itu sudah menerapkan perda. Itulah kenapa raperda pariwisata menjadi penting. Ditemui usai pertemuan, Agus mengatakan, raperda yang mereka susun itu disusun berdasarkan pengamatan selama tiga tahun terakhir. Kabupaten Belitung memerlukan itu semua sebagai aturan main kepariwisataan yang jelas. Melalui raperda ini pula masyarakat lokal bisa dilibatkan dalam pembangunan kepariwisataan Kabupaten Belitung.

Agus menambahkan, rencana penerbitan peraturan daerah oleh pemerintah sudah bertahun-tahun. Namun, selalu belum ada realisasi. “Bagaimana sih travel agent, bagaimana seharusnya guide itu, bagaimana sih seharusnya restaurant itu. Jadi ke depan, tidak lagi menurut si A dan si B”, ucapnya. (Pos Belitung, 14 Maret 2015)

INFORMASI LEBIH LANJUT, KLIK LINK DIBAWAH INI :

KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Monumen jatuhnya pesawat merpati di buluh tumbang

by
Belasan tahun lalu, tepatnya pada 20 April 1997, tragedy penerbangan mengguncang Pulau Belitung. Satu pesawat milik maskapai Merpati Nusantara jatuh di Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan.

Pesawat jatuh tak jauh dari bandara H.A.S Hanandjoeddin Belitung. Untuk melawan lupa, sebuah monument didirikan di sekitar titik jatuhnya pesawat, yaitu terletak sekitar satu kilometer dari Jalan Raya Buluh Tumbang – Kelapa Kampit.

Kini nasib monument tersebut terbengkalai. Untuk mencapainya dari persimpangan jalan, pengunjung harus menyusuri jalan tanah yang berwarna kuning. “Dulu memang diaspal, tapi bukan hotmix.” Kata Sekretaris Desa Buluh Tumbang Agustriadi kepada Pos Belitung, kamis (12/3).

Sampai di monument tersebut tampak sebuah bagian ekor dan baling-baling pesawat ditegakkan di atas sebuah pondasi. Kondisinya dipenuhi dengan ilalang dan semak belukar. Tak jauh dari sana, terdapat sebuah monument bertuliskan nama-nama korban, baik yang selamat, ataupun yang meninggal dunia. Nama-nama tersebut ditulis di atas marmer putih. Kondisinya juga sama, dipenuhi dengan rerimbunan ilalang di sekitarnya. Pihaknya, lanjut Agus, sangat berharap tugu monument tersebut dapat dioptimalkan untuk menjadi satu diantara objek sejarah di Desa Buluh Tumbang.

Menurut Agus, pemerintah desa sudah pernah mengajukan usulan pemugaran monument ini dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat desa. Selain usulan pemugaran, pihaknya juga memasukkan usulan pengaspalan jalan sebagai akses menuju tempat tersebut. Namun belum diketahui nasib usulan itu di tingkat selanjutnya. Soal akses jalan menuju monument yang terkesan diabaikan, Agus menyatakan itu terjadi karena akses jalan ke Aik Mungkui yang sebelumnya bisa melalui jalan itu, kini bisa diakses melalui jalan yang baru.

Agus mengatakan pihaknya sudah memiliki ide. Jika sudah dipugar dan layak dikunjungi, maka objek wisata sejarah tersebut juga berguna bagi dunia pendidikan. Anak-anak sekolah bisa mengunjungi tugu itu untuk tujuan pendidikan mereka masing-masing. “Kalau memang itu bisa dikelola pemerintah desa, kami tidak keberatan. Kami siap (pengelolaannya). Tidak jadi masalah kalau memang bisa”. Ucap Agus. (Pos Belitung, 14 Maret 2015)

INFORMASI LEBIH LANJUT, KLIK LINK DIBAWAH INI :

KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Pendopo Tanjungkelayang dijaga kebersihannya

by
Informasi Perjalanan Wisata Pulau Belitung bersama Imaji Tour, Tanjungpandan. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tanjungkelayang terus berusaha menjaga aset pemerintah yang mendukung sektor pariwisata. UPTD yang mengelola Pendopo Tanjungkelayang berikut halaman dan pantai di sekitarnya ini rutin melakukan pembersihan pada halaman maupun pendopo. 

Kepala UPTD Tanjungkelayang Ronal Irawan seizin Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung yang dikepalai Ir Hermanto mengatakan, selama ini pengelola hanya bisa melakukan perawatan dan perbaikan pendopo di Tanjungkelayang. Soalnya masih belum adanya serah terima kewenangan dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum (PU). Sementara ini pihaknya hanya bisa sekedar menjaga kebersihan dan perawatan di areal pendopo saja. Seperti menyediakan tempat bilas / wc serta air bersih setiap waktu untuk para wisatawan.

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Pembahasan Lembaga Adat Belitung Timur

by
Manggar - Pemangku adat di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terancam tak memiliki generasi penerus, bila lembaga adat Beltim tak terbentuk secara resmi. Salah satu cara yang harus ditempuh yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Beltim harus membicarakan hal ini. Staf Bidang Kebudayaan Disbudpar Belitung Timur, Adi Guna mengatakan, pihaknya akan segera memikirkan hal tersebut karena berhubungan erat dengan pelestarian kebudayaan dan pariwisata. Walau sebenarnya pembentukan lembaga adat merupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BPMPD.

Adi berencana, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan berkoodinasi dengan BPMPD, untuk membicarakan persoalan tersebut. Selanjutnya satu atau dua minggu ke depan, pihaknya akan merealisasikan kembali penitia pembentukan lembaga adat. Sebetulnya, lanjut Adi, Beltim sudah memiliki lembaga adat Melayu. Namun menurutnya lembaga ini masih perlu penyegaran, sehingga ada penataan kembali orang-orang yang ada. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan Pemkab Belitung Timur kepada program pusat, khususnya untuk pendataan registrasi warisan budaya tidak bendawi. Ia berharap semua potensi seperti adat istiadat bisa terdokumentasikan, terdata, dan teregistrasi. Adi berharap data-data itu nantinya bisa bermanfaat untuk dunia pendidikan dan kebudayaan. Supaya hal ini bisa bermuara kepada terbentuknya lembaga adat. Dengan adanya lembaga adat Beltim, merupakan sebuah hal penting khususnya untuk mengayomi pelaksanaan tradisi yang hidup di masyarakat itu sendiri. 

Sementara itu Kabid Pemberdayaan Sosial, Budaya Masyarakat, dan Lembaga Kemsyarakatan BPMPD Beltim, Halifa mengaku, rencana tersebut sempat digulirkan BPMPD bersama Disbudpar. Pertemuan secara lisan untuk membicarakan lembaga adat tersebut pernah dilakukan. Bahkan surat keputusan (SK) dan draft rancangan Perbup tentang pelestarian adat sudah pernah terbentuk pada tahun 2013 lalu. Namun usai mendapatkan referensi draft tersebut dari beberapa daerah, proses pembentukan itu tidak berjalan. 

Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri Tjahaja Purnama menginginkan lembaga adat yang terbentuk nantinya dengan konsep adat atau budaya yang akan meunjang pariwisata se Pulau Belitung. Bahkan orang nomor satu di Beltim ini tidak mempermasalahkan jika pemangku-pemangku adat Beltim harus didatangkan dari Kabupaten Belitung. Hal ini menurut Basuri tidak terlepas dari memikirkan regenerasi pemangku adat Belitung Timur. Menurut Basuri, sebelumnya Beltim sudah memiliki lembaga adat tersendiri, kendati tidak berjalan dengan maksimal. Bahkan pihaknya sudha merangkul tokoh-tokoh yang ada di Belitung Timur. Mengenai pemangku adat suku sawang yang terlihat akan putus regenerasi, Basuri mengaku tidak bisa terlalu mencampuri urusan tersebut. Pemerintah dalam hal ini hanya bisa memberikan support agar pelestarian adat itu bisa tetap eksis.(Pos Belitung, 24 Februari 2015)

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Ruma Panggong Perlu Didata

by
Tanjungpandan - Pemberitaan tentang kisah kehidupan keluarga Mak Acin di Ruma Panggong terus mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk dari anggota dewan dan pemerintah daerah. Belitung pun dinilai harus mulai berbenah, diantaranya mendata keberadaan "Ruma Panggong" yang tersisa. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Isyak Meirobie mengatakan, keluarga Tionghoa yang hidup berpuluh tahun di rumah adat Belitong adalah sebuah kisah yang unik. Apalagi mereka terus mejaga bentuk dan kondisi rumah sesuai bentuk aslinya. 

Kisah ini menurutnya harus menjadi motivasi bagi banyak pihak termasuk pemerintah daerah untuk melihat lagi keberadaan Ruma Panggong yang masih tersisa. Sebab Ruma Panggong merupakan identitas dari Budaya Melayu Belitong yang tidak hanya menjadi andalan pariwisata tapi juga kebanggan bagi Kabupaten Belitung. Perhatian lainnya, lanjut Isyak, bisa ditunjukkan dengan menggarap rancangan peraturan dearah (raperda) tentang bangunan gedung yang tahun ini sedang disiapkan. Dalam raperda tersebut dimasukkan pasal yang mengatur tentang penggunaan ornamen Melayu Belitong pada bagian gedung atau bangunan. Ornamen ini khususnya ditujukan pada tempat-tempat yang berkaitan dengan pusat kota, kepariwisataan, dan kebudayaan. Sebagai contoh kata Isyak adalah kawasan Tugu Satam, hotel, dan restoran. 

Menurutnya, Perda tersebut juga harus memiliki lampiran teknis yang diatur dalam perbup. Lampirannya berupa gambar dari ukiran atau ornamen Melayu Belitong yang telah disepakati dan dirapikan lewat rancangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Belitung. Pelestarian Ruma Panggog dan penggunaan ornamen Melayu Belitong pada bangunan atau gedung akan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Keduanya bisa membuat wisatawan yang berkunjung akan menemukan kembali memorinya di masa lalu. Isyak sendiri merasa yakin, penyusunan Raperda tentang bangunan dan gedung akan mendapat dukungan dari segenap anggota DPRD Kabupaten Belitung. Penerapannya pun terbilang mudah, yakni dengan mencantumkannya sebagai salah satu syarat pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (Pos Belitung, 24 Februari 2015)

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Pemangku Adat Suku Sawang Putus Generasi

by
Manggar - Kampong Laut, Desa Selingsing, Kecamatan Gantung, kabupaten Belitung Timur (Beltim) seharusnya memiliki pemangku adat sendiri. Pada pelakasanaan "Buang Jong", di hari minggu 22 Februari 2015, suku Sawang di Kampong Laut ini terpaksa menggunakan pemangku adat berasal dari Kabupaten Belitung. Sekitar tahun 1960-an silam, Kampong Laut di Beltim memiliki pemangku adat sendiri bernama Kik Sawi (almarhum) dan Kik Uyup (almarhum). Usai keduanya meninggal dunia, pemangku adat di Kampung Laut ini putus generasi.

Putusnya generasi pemangku adat di Kampong laut ini, dikatakan Idris, lantaran tidak ada yang mendidik generasi selanjutnya. Padahal keberadaan pemangku adat di sebuah perkampungan laut sangat diperlukan. Dikatakan Idris, pengetahuan itu penting dikuasai oleh suku Sawang, lantaran jika ada yang mempertanyakan apa itu suku sawang, dan bagaimana sejarahnya, bisa dijawab dengan mudah, tanpa harus memanggil pemangku adat dari kampung laut lainnya.

Idris mengatakan, sebelumnya secara pengalaman, dirinya sudah 10 tahun menjadi pemangku adat di Kampung Laut Kabupaten Belitung. Untuk mendapatkan kepercayaan, dia terlebih dahulu telah diwariskan oleh pemangku-pemangku adat terdahulu untuk memimpin ritual. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), berencana mendorong terbentuknya lembaga adat di Beltim. Itu diperlukan agar tradisi adat di Beltim bisa memiliki suatau wadah, untuk terus berjalan. Rencana pembentukan lembaga adat itu menyusul belum adanya pemangku adat di wilayah Kampung Laut, Desa Selingsing.

Bupati Beltim, Basuri Tjahaja Purnama menyatakan banyak tradisi-tradisi budaya di masyarakat yang sudah mulai terkikis oleh zaman. Untuk itu, ia berharap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur selaku instansi yang mewadahi pelestarian budaya di Kabupaten Beltim, agar terus mengangkat kembali tradisi-tradisi yang ada. Adik Gubernur DKI Jakarta (Basuki Tjahaja Purnama) ini juga berharap kegiatan tradisi ini akan terus menjadi event tahunan di Kabupaten Belitung Timur. Sehingga nantinya akan menjadi nilai jual bagi pariwisata. (Pos Belitung, 23 Feb 2015)


TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”



Pengaspalan Akses Jalan ke Pantai Tanjungtinggi

by
Tanjungpandan - Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) berencana duduk bersama dan membahas berbagai hal terkait pengembangan kawasan pantai Tanjungtinggi (Pantai Bilik), Desa Tanjong Tinggi, Kecamatan Sijuk dengan PT Ranati. Satu di antaranya terkait pembangunan atau pengaspalan jalan di belakang kawasan Ranati atau jalan tembus di depan kawasan rumah makan (relokasi) yang baru. Pemerintah daerah, lanjutnya, tidak bisa langsung mengambil langkah untuk membangun jalan itu. Oleh karena itu, ada rencana untuk melakukan tukar guling. 

Akses jalan di belakang kawasan PT Ranati telah terbentuk dengan tembusan ke depan kawasan rumah makan yang baru dibangun untuk pengelola rumah makan yang direlokasi. Jalan ini memiliki lebar sekitar depalan meter dan panjang lebih dari 500 meter. Dibukanya akses jalan ini, maka ada jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan masyarakat saat melintasi atau mengunjungi pantai Tanjungtinggi. (Pos Belitung, 23 Februari 2015)

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Komisi II DPRD Basel Kunker ke Belitung

by
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung mendapat kunjungan kerja dari Komisi II DPRD Kabupaten Bangka Selatan di hari selasa 17 Februari 2015. Para wakil rakyat asat Basel ini menanyakan perihal tentang akselerasi pariwisata Belitung. Menurut mereka, pariwisata Belitung cepat berkembang belakangan ini. 

Mereka dipimpin oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan Drs Husni dan Ketua Komisi II H Surianto SH. Sejumlah hal yang ditanyakan berkaitan dengan plotting APBD, tata ruang, dan pendapatan dari sektor pariwisata. Kepala Disparekraf Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi menanggapi bahwa kemajuan pariwisata Belitung tak lepas dari banyak promosi selama ini. Sementara plotting dana APBD, diakui Jasagung tidak sampai lima persen dari Disparekraf. Anggaran pariwisata cukup besar tersebar di seluruh SKPD. Sementara urusan tata ruang dijelaskan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Belitung, Hermanto. Ia menjelaskan salah satunya mengenai hutan kemasyarakatan (HKM). Sejauh ini Belitung sudah ada 3 HKM, yaitu Bukit Paramon, Gunung Tajam, dan HKM Juru Seberang. (Belitung Ekspress, 18 Februari 2015).

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Tips Menguji Keaslian Batu Akik di Belitung

by
Tanjungpandan - Beberapa bulan terakhir demam batuan bercorak atau batu akik makin digandrungi oleh berbagai kalangan di Pulau Belitung. Mulai dari kalangan atas sampai menengah ke bawah. Fenomena ini cukup menarik, sebab batu ini banyak terdapat di bekas kolong timah. Selain itu juga marak diperjual belikan, bahkan sampai dikirim ke luar Belitung. 

salah satu tangan wisatawan bergaya dengan batu akik di pengrajin lokal Belitung
Batu akik merupakan salah satu alternatif bagi warga dalam memilih aksesoris dengan harga yang relatif terjangkau, tapi tetap bergaya. Permintaan batu akik, utamanya batuan khas Belitung yang dinamakan "Kinyang" cukup tinggi, belakangan ini. Begitu juga dengan batu meteorit yang bernama "Satam" juga masih tinggi di Belitung. Sejumlah toko maupun pengrajin batu akik selalu dipadati pengunjung. Konsumen tidak hanya dari masyarakat lokal, tetapi banyak juga yang berasal dari luar Belitung untuk mencari buah tangan untuk keluarga, teman, saudara, maupun pribadi. 

Dengan banyaknya penggemar maupun permintaan batu akik dipasaran, otomatis akhirnya juga terdapat produk batu tiruan yang tentu saja palsu. Bagi para penggemar batu akik yang berpengalaman, tidak sulit untuk membedakan yang palsu dengan yang asli. Namun bagi masyarakat yang awam, tentu saja akan sulit mengidentifikasinya. Sebab, batu-batu imitasi ini sangat mirip, bahkan terlihat lebih cemerlang. 

Berikut tips untuk menguji keaslian batu akik yang mudah. Pertama, aktifkan smartphone anda, kemudian gosokkan dengan lembut batu akik yang diuji di permukaan layar sentuh. Jika itu batuan asli maka layar tersebut akan merespon, sedangkan yang palsu tidak akan mendatangkan reaksi apapun. Namun cara pengujian ini tidak 100% akurat, tetapi ini menjadi cara yang paling mudah dan umum untuk membedakan yang palsu dengan yang asli. Karena munculnya batu-batu imitasi yang dibuat dengan campuran mienral bersifat kapasitif, sehingga dalam pengujian masih bisa lolos.  Jika anda berasal dari luar daerah, penting sekali untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan guide dari tour / travel, mereka tentunya dibekali pengetahuan tentang tempat penjualan batu akik dan pengrajin batu akik yang asli.

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Masterplan Pengembangan Bandara Sudah Rampung

by
Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung
Tanjungpandan - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Belitung Ir. Hermanto menyebut perkembangan pariwisata Belitung tidak sebanding dengan sarana dan prasarana penunjang. Untuk mempercepat akselerasi, pemda berhasil meyakinkan pemerintah pusat mempercepat perencanaan masterplan Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan. Belitung juga berhasil menarik akselerasi 10 tahun dari 2024 maju ke 2014. 

"Kalau istilah tuntutan perhubungan, bandara itu vital. Sementara kalau kita biarkan dengan tren pariwisata, kita ini sangat jauh antara persiapan sarana dan kunjungan wisatawan". Dikatakan pak Hermanto di hari selasa 17 Februari 2015.

Belitung harus bisa meyakinkan pemerintah pusat tentang rencana yang dibilang cukup fantastis. Pasalnya, area perpanjangan runway ada cekungan, sehingga menyulitkan jika landasan bandara diperpanjang. Beruntung melalui pemerintah provinsi, disanggupi untuk melakukan penimbunan. Selain itu MoU pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sudah selesai. Masterplan yang sudah selesai di tahun 2014 yang lalu, sekarang tinggal mengisi perencanaan. "Tidak banyak perombakan cuma menambah fasilitas yang selama ini tidak ada. Kalau secara teknis pembiayaan melalui UPT Bandara. Kita sih mintanya yang krusial untuk penumpang", ujar Pak Hermanto. 

Belitung tidak boleh lengah, masterplan yang direncanakan sekian tahun itu harus dikawal untuk menjaga komitmen pusat. Artinya masih harus ada kekuatan lobi lagi ke pemerintah daerah pusat. (Harian Belitung Ekspress, 18 Februari 2015)

TERTARIK INGIN KE BELITUNG?
KONTAK KAMI
“PAKET MURAH WISATA BELITUNG”

Top Ad 728x90